Showing posts with label Menulis. Show all posts
Showing posts with label Menulis. Show all posts

Saturday, 14 February 2009

MEMILIH TOPIK YANG MENARIK UNTUK BUKU


Ada banyak topik dan judul tulisan yang bisa Anda buat, namun ketika Anda ingin membuat buku yang bakal diterima oleh penerbit dan bakal dibaca oleh banyak orang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan topik.

Namun sebelum kita membahas hal tersebut, tentunya perlu disadari bahwa penerbit adalah usaha komersial. Kecuali beberapa penerbit yang memang memiliki misi khusus, seperti penyebaran pemikiran atau ideologi tertentu, maupun menyediakan buku-buku rohani . Namun secara umum orientasi penerbit menjalankan usahanya adalah engejar keuntungan.

Sehingga pasar menjadi salah satu landasan penerbit untuk menerima atau menolak sebuah naskah. Kalau naskah ini dicetak, apakah akan dibeli banyak orang? Menarikkah ini? Siapakah yang bakal membaca? Dsb. Maka naskah yang menarik bagi penerbit biasanya memiliki topik yang diperkirakan akan banyak menarik pembaca dan memiliki target pembaca yang luas.

Jadi bisa saja naskah yang ditawarkan berbobot dan mendalam, misalnya tentang pengobatan TBC. Namun bahasa dan istilah yang digunakan sulit dipahami orang awam, kecuali orang-orang tertentu di bidang medis yang mengeluti tentang paru-paru. Maka buku demikian akan agak sulit diterima oleh penerbit karena akan sedikit pembacanya.

Namun berbeda dengan buku tentang penyakit TBC yang bersifat praktis. Berisikan tentang pengenalan penyakit TBC, tata cara pencegahannya, dan kiat penyembuhannya. Buku ini bakal menarik banyak pembaca karena setiap orang di Indonesia memiliki peluang terkena penyakit TBC.

Oleh sebab itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan topik untuk penulisan buku:

Pertama. pilihah topik yang menyangkut masalah yang tengah dihadapi masyarakat luas. Misalnya, ketika masyarakat saat ini sedang kesulitan mendapatkan bahan bakar murah maka dengan membuat buku tentang ”bahan bakar alternatif murah untuk rumah tangga” akan menarik banyak pembaca.

Kedua, pilihlah topik yang bersifat how to?. Jadi ketika Anda memilih untuk menulis tentang bahan bakar alternatif, maka isinya sebagainya tidak hanya tentang apa itu bahan bakar murah, namun juga bagaimana membuatnya untuk skala rumah tangga. Karena ketika diberbicara panjang lebar tentang bahan bakar alternatif tapi nyatanya sulit untuk diterapkan maka buku Anda bakal kehilangan daya tariknya.

Ketiga, kalaupun tidak bersifat praktis, pilihlah topik yang terkait orang-orang ternama atau peristiwa yang jadi sedang hot dan menjadi perbincangan. Usahakan apa yang Anda ulas adalah sesuatu yang spektakuler yang belum pernah diulas sebelumnya. Seperti menjelang pelantikan Barack Obama, di Indonesia terjadi demam Obama. Apalagi ia sempat tinggal di Jakarta. Maka buku yang berjudul “ Masa Kecil Obama di Menteng” , bakal menarik banyak orang untuk membaca. Apalagi jika yang diangkat adalah hal yang bertolak belakang dengan persepsi masyarakat kebanyakan. Misalnya “Obama: si Bodoh yang menjadi Presiden”. Tentu topik ini menarik karena dalam pandangan kebanyakan orang yang menjadi presiden Amerika Serikat adalah orang pintar.

Jadi ketika Anda ingin menetukan topik, yang harus Anda pertimbangkan siapakah yang kemudian yang akan menjadi target pembaca Anda. Jika relatif banyak tentunya akan besar peluang naskah anda bakal diterima penerbit. Dan ketika akan dituliskan sebisa mungkin menggunakan bahasa yang bisa dipahami orang yang awal.

Namun penting juga diperhatikan bahwa naskah yang dikirim harus sesuai dengan karakteristik penerbit. Karena sebagus apapun topik yang dipilih, misalnya tentang pemeliharaan tanaman hias, tapi kemudian dikirimkan ke penerbit yang mengulas tentang pertanian organik maka naskah tersebut akan kecil kemungkinan untuk diterima.

Bagi rekan-rekan yang ingin berkonsultasi tentang penulisan buku silahkan klik [konsultasimenulis]

Saturday, 6 September 2008

MEMBUAT TULISAN BLOG YANG MENGIGIT


Tentunya salah satu kunci sukses menarik atau tidaknya sebuah blog ditentukan oleh kualitas tulisan yang ditampilkan. Tulisan yang menarik adalah tulisan yang mengugah orang untuk membaca.

Agar blog Anda ramai dikunjungi orang maka daya tarik tulisan sudah harus dimulai dari pembuatan judul. Ada beberapa cara khusus untuk membuat pembaca tertarik untuk mengunjungi blog dan membaca tulisan Anda.

Pertama, adalah dengan membuat judul, seolah Anda berkomunikasi dengan pembaca secara pribadi. Seperti “Tips Meningkatkan Kemampuan Komputer Anda”. Atau seolah Anda tengah mengangkat sebuah masalah yang mungkin dialami pembaca, seperti “ Apakah Komputer Anda tidak lagi bekerja dengan baik?”. Ketika membaca judul ini si pembaca seolah merasa bahwa tulisan memang ditujukan buat dirinya.

Namun bukan berarti judul yang bersifat umum kurang baik seperti “Tips Mengatasi Virus Komputer”, Asalkan judul yang ditampilkan singkat, padat dan mengambarkan apa yang akan Anda disampaikan.

Kedua, menggunakan judul yang agak bombastis, seperti “Tips Membuat Komputer Anda Bekerja 20 Kali Lebih Cepat”., “Tips Membuat Anda Dicintai Setiap Pria”. Namun jangan terlalu berlebihan. Nuansa kehebohan harus sesuai dengan tema yang Anda paparkan. Contoh judul yang terlalu berlebihan, misalnya “Tips Membuat Anda Mendapatkan Wanita Tercantik di Dunia dan Seumur Hidup” atau Anda memilih “ Cara Mendapatkan Peluang Kerja Dimana saja” namun dalam tulisan Anda hanya berisikan penjelasan cara mendapat kerja sebagai PNS.

Ada beberapa kata yang memiliki daya pikat seperti sukes, berhasil, menarik, kaya. Artinya karena kata tersebut diasosiasikan dengan sesuatu yang positif. Sehingga kata-kata tersebut dapat digunakan meningkatkan daya tarik sebuah judul tulisan .

Jika ada membuat tulisan bersifat opini atau sebuah essay, buatlah judul yang mengandung kata-kata yang sedang populer. Misalnya saya pernah membuat tulisan tentang Distorsi Media, namun judul yang saya pilih adalah “Mutilasi Ryan, Psikopat dan Distorsi Media Massa”.

Dan ternyata tulisan ini banyak dibaca, karena tulisan itu saya tampilkan ditengah hebohnya kasus pembunuhan berantai Ryan. Tentunya banyak orang yang penasaran mengetahui apa hubungan antara Ryan dengan Distorsi Media Massa. Saya juga pernah membuat tulisan yang berjudul ”Al Amin dan Mafioso”. Dan tulisan ini juga mendapat respon yang cukup banyak, karena para pembaca banyak yang penasaran hubungan antara Al Amin dengan Mafioso.

Mengenai isi, kita harus ingat bahwa pengunjung website umumnya tidak punya banyak waktu membaca tulisan Anda dan ingin mendapatkan banyak informasi ketika searching. Dan perlu juga diingat, tulisan kita bersaingan dengan ratusan bahkan ribuan tulisan dengan topik yang sama menyebar di alamat situs lainnya.

Oleh sebab itu buatlan tulisan semenarik mungkin. Gunakan bahasa yang sederhana, mudah dipahami dan tidak berbelit. Serta gunakan kalimat yang pendek. Kalimat yang tersusun hanya 3 kalimat namun padat akan lebih baik dari pada kalimat yang tersusun atas 10 kalimat tapi berbelit-belit. Intinya pembaca ingin segera mendapatkan ide atau informasi yang hendak Anda sampaikan.

Saat akan mengembangkan isi, saya sering membayangkan tengah menjelaskan topik yang akan saya tuliskan kepada seorang anak kecil. Saya tentunya harus membuat penjelasan runut menggunakan bahasa sederhana. Intinya penjelasan saya harus mudah dimengerti bahkan oleh anak kecil yang pengetahuan dan tingkat intelektualnya terbatas.

Dan apa yang saya sampaikan dalam khayalan tersebut saya tuliskan. Termasuk kata-kata yang biasa saya gunakan dalam percakapan sehari-hari meskipun tidak lazim digunakan dalam penulisan.

Setelah saya tuangkan dalam tulisan maka langkah selanjutnya saya edit. Bahasa yang berbelit-belit dan tidak baku saya hilangkan atau gantikan dengan kata-kata yang lebih tepat.

Namun perlu juga diingat kadang pada sejumlah blog ada saja penulis yang suka menggunakan bahasa sehari-hari atau bahasa gaul. Tujuannya membuat tulisannya lebih mudah dipahami, terkesan ringan dan tidak serius.

Namun harus diingat adakalanya ada bahasa-bahasa sehari-hari yang mungkin tidak dipahami setiap pembaca. Misalnya jika kita gunakan ”bt”, yang artinya bosan. Jika kita menggunakan kata tersebut dapatkah kita menjamin bahwa pembaca kita yang ada di Papua mengerti arti kata tersebut. Intinya kita harus berhati-hati menggunakan kata-kata sedemikian, yang tadinya agar pembaca mudah memahami malah mengakibatkan hal sebaliknya.

Biasakan untuk menuangkan ide Anda dalam tulisan yang tidak lebih panjang dari 4 sampai 5 alinea. Pembaca biasanya, akan merasa jenuh melihat tulisan yang sangat panjang. Karena pembaca ingin segera mendapatkan pesan utama dari tulisan Anda dalam waktu singkat.

Kemudian usahakan setiap ide yang Anda sampaikan didukung dengan ilustrasi yang menarik. Apa itu berupa data, pengalaman pribadi Anda atau seseorang . Biasanya tulisan yang hanya berisikan hal-hal yang abstrak/konsep agak kurang menarik dan kadang sulit dipahami. Apalagi jika konsep yang kita sampaikan adalah sesuatu hal yang baru bagi pembaca. Contoh tulisan dengan ilustrasi adalah seperti kutipan dibawah

Salah satu penyakit koi yang cukup mematikan adalah Koi Herpes Virus (KHV) yang menyerang ikan koi dan ikan mas. Penyakit ini bersifat akut dan ganas serta dapat menyebabkan kematian ikan secara massal dalam waktu yang relatif singkat. ” Hendra, seorang pengemar hobi yang berdomisili di Depok empat dipusingkan dengan kematian ikannya secara beruntun. ikan-ikan peliharaannya mati hampir semuanya ................”

Bantuan ilustrasi akan membuat tulisan lebih mudah dipahami. Sehingga si pembaca dapat dengan mudah menangkap maksud yang Anda sampaikan.

Tips lainnya yang membuat tulisan Anda menarik adalah dengan menambahkan gambar. Gambar yang Anda masukkan bertujuan membantu memberikan konteks dalam tulisan Anda, atau memberikan gambar dari penjelasan Anda pada bagian kalimat tertentu. Untuk memberikan konteks gambar di blog biasanya berada di bagian atas sebelah kanan, kiri tulisan. Sedangkan gambar untuk memperjelas bagian dari statement umumnya diletakkan di bahwa pernyataan tersebut.

Intinya pilihlah gambar yang sesuai dengan apa yang Anda sampaikan. Dan jangan memasukkan gambar-gambar yang tidak perlu dengan tujuan untuk mempercantik, karena semakin banyak gambar yang anda tampilkan di blog, akan memperlambat proses loading.

Gambar-gambar tersebut bisa Anda ambil dari internet, namun saya lebih menyarankan baikknya Anda menggunakan gambar milik Anda sendiri. Ini akan semakin meningkatkan nilai originalitas tulisan Anda, apalagi jika gambar yang Anda miliki sisi keunikan.

Kualitas dari Blog sangat ditentukan dari berapa banyak orang yang mengunjungi blog Anda dan mau berjibaku membaca tulisan Anda satu persatu. Apalagi jika kemudian si pengunjung menjadi penikmat setia setiap tulisan Anda. Saya memiliki pengunjung setia yang membuka blog saya setiap hari dan mengecek sekira ada tulisan baru.

Namun ada blog yang menggunakan strategi menarik pengunjung yang menurut saya kurang tepat. Yakni dengan mengirimkan info bahwa diblognya ada foto bugil, atau klip-klip porno melalui milis. Sudah dipastikan akan banyak orang yang penasaran dan mengunjugi blog tersebut.

Hanya saja begitu mendapati bahwa ternyata itu hanya akal-akalan si pengelola blog, dan di blog itu tidak dijumpai hal-hal yang berbau porno, hanya tulisan biasa. Maka bisa saja si pengunjung meninggalkan begitu saja blog itu, atau malah meninggalkan pesan sumpah serapah. Mungkin untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog cara seperti itu mungkin efektif namun tidak boleh digunakan jika Anda ingin mendapatkan pengunjung tetap. Hal ini malah akan menurunkan kredibilitas Anda di mata pembaca. Oleh sebab itu cara yang paling tepat adalah dengan membuat tulisan yang menarik dan bermanfaat bagi pembaca.

Thursday, 3 July 2008

TIPS UNTUK BELAJAR MENULIS


Bagi kebanyakan orang menulis adalah hal yang paling membosankan. Dosen saya pernah mengatakan bahwa ia salut dengan orang-orang yang bisa membuat ulasan ringan bertajuk Politik sebanyak 2 lembar A4 dalam waktu 1 jam. Ia mengaku kesulitan membuat tulisan bertema demikian dalam waktu singkat, walaupun hanya artikel 1 lebar.

Teman saya, sebut saja Rudi, bahkan sampai harus membayar orang lain untuk mengerjakan skripsinya. Baginya mengarang atau membuat tulisan adalah pekerjaan tersulit dalam hidupnya.

Mengapa bisa demikian? Mungkin saja karena kebanyakan dari kita tidak terbiasa menulis. Idealnya kemampuan menulis harus sudah dilatih sudah sejak kecil.
Namun menurut Prof Ono Purbo sistem pendidikan di Indonesia tidak mendidik siswa untuk bisa mengungkapkan gagasan lewat tulisan atau omongan. Sekolah tidak pernah mengajari ngomong atau nulis. Guru hanya mendikte saja (Indo pos, 09/2-2008). Umumnya para penulis di Indonesia mengembangkan kemampuan menulis secara otodidak

Jika demikian bagaimanakah caranya agar kita terbiasa menulis?

Untuk belajar menulis, pertama sekali Anda harus menekankan pada diri Anda bahwa menulis tidak sulit. Terasa susah sebenarnya karena belum terampil saja. Seperti halnya orang belajar bahasa asing, awalnya sulit lama kelamaan kalau dilatih terus menerus akhir menjadi mahir juga.

Yang terpenting bagaimana membuat belajar menulis itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tidak membuat stress apalagi bt.

Oleh sebab itu berdasarkan pengalaman saya ada beberapa tips untuk belajar menulis.

1. Mulailah dengan menuliskan pengalaman Anda. Akan lebih mudah menuliskan pengalaman melihat kucing kawin di dekat rumah daripada membuat tulisan berjudul Politik Indonesia. Menuliskan pengalaman sendiri bakal menjadi aktivitas yang menyenangkan. Dan saya yakin kita tidak akan kehabisan bahan jika menceritakan apa yang kita alami. Tuliskanlah semua hal-hal yang Anda lihat termasuk apa yang Anda rasakan, apakah marah, kesel, lucu. Gunakan kata Aku dalam tulisan tersebut.

2. Tidak perlu pusing dengan sistematika penulisan. Banyak orang yang mulai belajar menulis dengan kekhawatiran jika tulisannya jelek. Atau tulisannya kacau balau, tidak jelas strukturnya, dsb..dsb..nya. Saran saya, untuk sementara, tidak perlu pusing dengan hal itu. Anggap saja tulisan itu untuk diri Anda sendiri. Cobalah menikmati kesenangan membuat karya Anda yang orisinil. Saya jamin Anda akan merasa senang setelah menyelesaikan karya perdana Anda, meskipun hasilnya tidak sempurna. Karena menciptakan adalah pekerjaan yang menyenangkan.

3. Buatlah tulisan pendek. Bagi para pemula saya menyarankan untuk membuat tulisan pendek dulu. Untuk sementara jangan berharap muluk, misalnya membuat tulisan 20 lembar. Cobalah membuat tulisan ringan 1 lembar, kalau perlu dengan spasi double. Artinya biar Anda dapat segera memiliki sebuah karya. Dan terbukti Anda bisa menulis. Saya jamin Anda akan senang melihat karya Anda itu dapat diselesaikan tanpa membuat stress. Jika senang maka Anda akan ketagihan menulis. Kemampuan membuat tulisan panjang akan terbentuk dengan sendiri jika Anda sudah terbiasa menulis.

4. Tulislah kata atau kalimat yang terlintas dalam pikiran Anda sebagai kalimat pembuka. Hal tersulit bagi seorang pemula dalam membuat tulisan pembuka. Kira-kira, enaknya memulainya bagaimana, ya? Kalimat awal bagusnya bagaimana, ya? Intinya tuliskan saja kalimat yang ada dibenak Anda secara sembarang, jika tidak cocok nanti bisa dikoreksi. Biasanya setelah membuat kalimat pembuka pikiran kita akan lebih mudah mengembangkan ide-ide selanjutnya. Tidak percaya? Silahkan Anda buktikan sendiri.

5. Jika ingin membuat tulisan yang agak serius buatlah outline tulisan. Outline adalah garis-garis besar membuat struktur tulisan. Outline menuntun kita membuat satu bentuk tulisan (wp.netsains.com, 2007). Untuk membuat outline tuliskanlah apa saja yang muncul dalam pikiran Anda secara bebas terkait topik yang hendak Anda bahas. Termasuk hal-hal yang Anda rasa tidak relevan. Setelah itu kumpulkan data-data atau kutipan dari bahan-bahan tertulis yang terkait dengan tulisan Anda. Kemudian tuliskan pandangan Anda secara umum, misalnya “Premanisme tidak boleh dipelihara di republik Indonesia”. Setelah itu dukung pandangan tersebut dengan ide-ide, opini atau data-data yang telah Anda kumpulkan sebelumnya. Setelah itu rangkailah menjadi tulisan utuh.

6. Banyaklah membaca buku. Agar bisa menulis Anda harus sering membaca buku. Ada dua alasan membaca itu penting bagi penulis. Pertama buku dapat menjadi sumber pengembangan ide-ide baru. Kemudian Anda juga bakal menemukan banyak istilah-istilah atau kata-kata baru dan mengenal berbagai teknik penulisan. Inti Anda wajib membaca setiap hari.

Menulis itu tidak sulit. Syaratnya Anda harus belajar setiap hari dengan menulis dan menulis. Saya jamin jika anda rajin membuat tulisan lama kelamaan Anda dapat menulis dengan mudah. Dan tidak lagi menjadi pekerjaan tersulit dalam hidup Anda seperti yang dialami teman saya.